MEMBANGUN PERADABAN DEMOKRASI MELALUI ETIKA DAN PEMILU BERINTEGRITAS
Kata Kunci:
Democracy, Political EthicsAbstrak
Demokrasi Indonesia merupakan hasil dari perjuangan panjang rakyat da- lam menegakkan hak-hak politik, bukan hadiah yang datang secara tiba-tiba. Pasca reformasi 1998, pemilihan umum (pemilu) langsung menjadi tonggak penting dalam sirkulasi kekuasaan. Namun, demokrasi kerap terjebak pada dimensi prosedural dan melupakan substansi moralnya. Fenomena politik uang, polarisasi identitas, serta arus disinformasi di ruang digital menun- jukkan rapuhnya fondasi demokrasi ketika etika politik diabaikan. Dalam konteks ini, etika politik dan integritas pemilu menjadi prasyarat utama untuk membangun peradaban demokrasi yang bermartabat. Pemilu berin- tegritas tidak hanya menjamin legitimasi pemerintahan melalui kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Sementara itu, etika politik berfungsi sebagai pedoman moral yang mence- gah demokrasi terjebak dalam praktik transaksional dan manipulatif. Sinergi antara etika dan integritas pemilu dapat melahirkan demokrasi substantif yang beradab, adil, dan berkelanjutan. Tulisan ini mengkaji peran etika da- lam memperkuat peradaban demokrasi serta pentingnya pemilu berinteg- ritas melalui pendekatan normatif, studi literatur, dan analisis komparatif, guna memberikan refleksi kritis terhadap arah demokrasi Indonesia di masa depan.
Referensi
Aliansi Jurnalis Indepen- den (AJI). 2020. Laporan Situasi Kebebasan Pers di Indonesia. Ja- karta: AJI Indonesia
Aristoteles. Politics. 1998. Terjemahan C.D.C. Reeve. India- napolis: Hackett Publishing
Arendt, Hannah. 1973. The Origins of Totalitarianism. New York: Harcourt Brace
Aspinall, Edward & Mi- etzner, Marcu. 2010 Problems of Democratisation in Indonesia: Elections, Institutions and Society. Singapore: ISEAS & Ber-
enschot, W. 2019. Demokrasi di- jual: Politik uang, klientelisme, dan
negara di Indonesia (Terj. Patah Cholid). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Badan Pengawas Pemili- han Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI). 2020.
Laporan Akhir Penga- wasan Pemilu Serentak Tahun 2019: Membangun
Pengawasan Pemilu Yang Partisipatif Dan Berintegritas. Ja- karta: Bawaslu RI ---------.2022. Penguatan Kapasitas Penyeleng- gara Pemilu: Integritas, Profesion- alisme, Dan Kolaborasi Multipi- hak Dalam Pengawasan Pemilu.
Jakarta: Bawaslu RI
Beetham, David. 1999. Democracy and Human Rights. Cambridge: Polity Press
Bill Kovach & Tom Ro- senstiel. 2001. The Elements of Journalism: What Newspeo- ple Should Know and the Public Should Expect. New York: Three Rivers Press
Budi, F. S., & Nadia, Z. 2020. Demokrasi di Era Disrupsi Digital: Regulasi
Platform, Disinformasi, dan Tan- tangan Pemilu. Jakarta: Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
Claire Wardle & Hossein Derakhshan. 2017. Information Disorder. Council of Europe
Dahl, R. A. 1999. On De-
mocracy. New Haven: Yale Uni- versity Press.
Diamond, Larry. 1999. Developing Democracy: Toward Consolidation. Baltimore: Johns Hopkins University Press
Dewan Pers. 2008. Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia. 2020. Lapo-
ran tahunan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu: Menega- kkan Etika, Menjaga Marwah Demokrasi. Jakarta: DKPP RI
---------.2021. Kode Etik Penye- lenggara Pemilu Dan Penguatan Integritas: Panduan Etik Dan Pembinaan Penyelenggara Pemilu. Jakarta: DKPP RI
Habermas, Jurgen. 1996. Between Facts and Norms: Con- tributions to a Discourse heory of Law and Democracy. Cambridge: MIT Press
Hadiz, Vedi R.2010. Local- ising Power in Post-Authoritarian Indonesia: A Southeast Asia Per- spective. Stanford: Stanford Uni- versity Press
Haris, S. (Ed.). (2014).
Pemilu demokratis, kompetitif, dan berintegritas: Tantangan dan pembelajaran politik di Indonesia. Jakarta: LIPI Press
Held, David. 2006. Models of Democracy. Stanford: Stanford University Press
Hahn, Carole L. 1998. Comparative Civic Education: Lessons from Germany, Japan, and the United States. New York: Teachers College Press
Hadiz, Vedi R. 2005. Di- nasti Politik dan Oligarki di Indo- nesia. Jakarta: LP3ES.
Haris, S. (Ed.). 2014. Pemi- lu demokratis, kompetitif, dan ber- integritas. Jakarta:
LIPI Press
Heywood, Andrew. 2015. Political Theory: An Introduction. London: Palgrave Macmillan
Heywood, Andrew. 2019. Politics . London: Palgrave Mac- millan
Huntington, Samuel P. 1991. The Third Wave: Democra- tization in the Late
Twentieth Century. Nor- man: University of Oklahoma Press
Hossein Derakhshan. 2017. Information Disorder: To- ward an Interdisciplinary
Framework for Research and Policy Making. Council of Eu- rope
International IDEA. 2014. Electoral Management Design: The International IDEA
Handbook. Stockholm: International IDEA
International IDEA / The Carter Center. 2011. Parallel Vote Tabulation: A
Methodological Guide. Stockholm Atlanta: International
IDEA & The Carter Center
Jurgen Habermas. 1989.The Struc- tural Transformation of the Pub- lic Sphere. Cambridge: MIT Press
--------.1996. Between Facts and Norms . Cambridge: MIT Press
Kaelan. 2004. Pendidikan Pancasila: Paradigma Baru. Yog- yakarta: Paradigma --------. 2013. Pendidikan karakter: Kajian teori dan praksis kebangsaan.
Yogyakarta: Paradigma
Kaplan, Abraham. 2017. The Conduct of Inquiry: Methodolo- gy for Behavioral Science . New York: Routledge
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). (2018). Pedoman seleksi anggota penyelenggara pemilu: Prinsip in- tegritas, independensi, dan profe- sionalisme. Jakarta: Komisi Pemi- lihan Umum Republik Indonesia
Larry Diamond. 1999. Developing Democracy: Toward Consolidation . Baltimore:
Johns Hopkins University
Press
Lestari, D., & Nugroho,
Y. (2019). Masyarakat Sipil, Me- dia, dan Demokrasi Digital di Indonesia: Tantangan dan Hara- pan. Jakarta: Pusat Studi Media dan Demokrasi, Lembaga Pene-
litian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES)
Levitsky, Steven & Ziblatt, Daniel. 2018. How Democracies Die. New York: Crown Publishing
LIPI. 2019.
Survei Nasional Demokra- si dan Politik: Potret partisipasi politik masyarakat Indonesia.. Ja- karta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Lim, M. 2017. Freedom to Hate: Social Media, Algorithmic Enclaves, and the
Rise of Tribal Nationalism in In- donesia. Jakarta: Friedrich-Ebert-
Stiftung (FES)
Lingkaran Survei Indone- sia & Perludem. 2019. Partisipasi Publik dan Kolaborasi
Masyarakat Sipil dalam Pemilu di Indonesia. Jakarta: Per- ludem
Magnis-Suseno, Franz. 1999. Etika Politik: Prinsip Moral Dasar Kenegaraan
Modern. Jakarta: Gramedia Masyarakat Anti Fitnah
Indonesia (MAFINDO). 2019.
Laporan Tahunan: Tren
Hoaks dan Upaya Fact-Checking di Indonesia. Jakar-
ta: MAFINDO
Mietzner, Marcus. 2012. Indone- sia’s Democratic Struggle. Sydney: UNSW Press
Mujani, S., & Liddle, R. W. 2010. Kuasa Rakyat: Analisis tentang Perilaku Pemilih
Indonesia pada Pemilu 1999 dan 2004. Jakarta: Mizan
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). 2014.
Pemilu dan
partisipasi publik: Pengalaman pe- mantauan dan PVT di Indonesia. Jakarta:
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)
------.2019. Partisipasi publik dan kolaborasi masyarakat sipil dalam pemilu
di Indonesia. Jakarta: Perkumpu- lan untuk Pemilu dan Demokrasi
(Perludem)
Pippa Norris.2014. Why Elector- al Integrity Matters . Cambridge: Cambridge University Press -----
-2015. Why Elections Fail. Cam- bridge: Cambridge University Press & Grömping, Max.2019.
Electoral Integrity Worldwide: The Electoral
Integrity Project Report.
Sydney: University of Sydney
Nugroho, Y., Putri, D. A., & Laksmi, S. 2012. Memetakan Lanskap Industri Media di Indone- sia. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG) & HIVOSOSCE/ODIHR. 2010.
Election Observation Handbook. Warsaw: OSCE/ODIHR, ed. 3
Perludem. 2014. Pemilu dan Partisipasi Publik: Pengala- man Pemantauan dan PVT di Indonesia. Jakarta: Perludem
-----.2014. Evaluasi Pemilu Presi- den 2004–2014: Dinamika politik uang, kampanye, dan penegakan hukum pemilu di Indonesia. Jakar- ta: Perludem
Putnam, Robert D. 1993. Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princ- eton: Princeton University Press
Transparency Internation- al. 2007. Global Corruption Re- port. Berlin: TI
Rawls, John. 1971. A The- ory of Justice. Cambridge: Har- vard University Press ----.1993. Political Liberalism. New York: Columbia University Press -----
.2006. Liberalisme politik (Terj. Uzair Fauzan & Heru Prasetyo). Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Romli, Asep Syamsul
M. 2012. Jurnalistik Investigatif.
Bandung: Remaja Rosdakarya
Safenet & MAFINDO. 2018. Pan- duan Literasi Digital: Melawan Hoaks dan Disinformasi di Indo- nesia. Jakarta: SAFEnet & MAF- INDO
Surbakti, R. 2010. Mema- hami Ilmu Politik. Jakarta: Grasin- do. -. & Supriyanto, D. 2011.
Penyelenggaraan pemilu di Indo- nesia: Evaluasi dan Rekomendasi Penguatan Sistem Demokrasi. Ja- karta: Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan
Tapsell, Ross. 2017. Me- dia Power in Indonesia: Oligarchs, Citizens and the Digital Revolu- tion. Jakarta: Kepustakaan Popul- er Gramedia (KPG)
Wardle, Claire & Dera- khshan, Hossein. 2017. Informa- tion Disorder: Toward an
Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making. Stras- bourg: Council of Europe
Weber, Max. 1965. Politics as a Vocation. Philadelphia: For- tress Press
Money Politics in the Philippines and Beyond. Philippine Political Science Journal Vol. 31, No. 1
Maulana, R., & Prasetyo, A. 2023. Peran Jaringan Fact-Check- ing dalam Menghadapi Disinfor- masi Pemilu di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 145–162
Nurhasim, M. 2014. In- tegritas Pemilu dan Tantangan Demokrasi di Indonesia.
Jurnal Penelitian Politik, 11(2), 115–134.